Pada era teknologi yang saat ini sedang berkembang pesat hampir semua orang menggunakannya dan telah menjadi keseharian bagi semua orang. Sebagian dari masyarakat menggunakan perangkat teknologi hampir dua pertiga waktu yang dimilikinya dengan berbagai kegiatan yang dilakukan seperti networking, berkomunikasi, mengakses informasi atau hanya sekedar media hiburan. Internet dan teknologi sendiri merupakan media penghubung yang selalu beriringan untuk melakukan komunikasi maupun pencarian informasi yang tiada batasnya. Selain itu, perkembangan internet dan teknologi juga diikuti dengan adanya perkembangan media sosial yang semakin bermacam-macam salah satunya media sosial instagram.
Banyak dari sebagian orang telah menggunakan media sosial instagram untuk berbagai keperluannya seperti bekerja, membagikan kegiatan yang dilakukan, penyedia serta pencari informasi dan lain-lainnya. Media sosial telah memungkinkan penggunanya untuk merepresentasikan dirinya maupun berinteraksi, bekerja sama, berbagi, berkomunikasi dengan pengguna lain untuk membentuk ikatan sosial secara virtual. Hal tersebut menuntut untuk perpustakaan mengikuti perkembangan teknologi dan informasi yang ada agar tidak ditinggalkan oleh penggunanya.
Adanya perpustakaan yang mampu mengikuti perkembangan teknologi membawa peluang besar untuk melakukan promosi perpustakaan melalui media sosial. Pada kegiatan promosi perpustakaan yang dilakukan melalui sarana media sosial, memberikan tugas serta tanggung jawab kepada pustakawan untuk melakukan kreativitas sebaik mungkin agar informasi yang disampaikan menarik untuk dilihat dan dibaca oleh penggunanya. Desain menarik yang dibuat oleh pustakawan akan berdampak pada promosi yang dilakukan di media sosial karena semakin kreatif dan unik desain yang dibuat pemustaka akan semakin ingat dan berpartisipasi terhadap informasi yang diberikan.
Salah satu perpustakaan yang dapat memanfaatkan aplikasi media sosial untuk penyedia informasi adalah Perpustakaan Thursina IIBS. Pada Perpustakaan ini, para pustakawan memanfaatkan aplikasi media sosial instagram untuk melakukan promosi perpustakaan agar mampu menjangkau pemustaka dari segala lapisan dengan jangkauan yang lebih luas dan bisa diakses kapan saja sehingga koleksi, layanan serta fasilitas yang ada dapat dimanfaatkan dengan maksimal. Selain itu, pemanfaatan media sosial dalam promosi perpustakaan adalah untuk memudahkan sosialisasi informasi dan juga agenda kegiatan atau event yang akan dilaksanakan dan telah dilaksanakan.
Pemanfaatan media sosial instagram sebagai sarana promosi perpustakaan Thursina IIBS selain karena mengikuti perkembangan teknologi saat ini sedang pesat juga karena informasi yang diberikan dapat menjangkau lebih luas calon pengguna yang akan datang berkunjung ke perpustakaan dan proses dalam memberikan informasi juga tidak memerlukan waktu yang lama. Promosi perpustakaan yang kerap dilakukan Perpustakaan Thursina berupa pemberian informasi mengenai kegiatan atau program literasi yang telah dilakukan, koleksi bahan pustaka baru yang tersedia, rekomendasi buku, informasi tentang penggunaan layan fasilitas dan lain-lainnya yang memiliki ciri khas pada setiap informasinya terdapat logo perpustakaan thursina, pemaduan warna serta font yang sama pada setiap postingannya agar semakin menarik pemustaka untuk mencari informasinya.
Pemanfaatan media sosial juga menjadi salah satu cara perpustakaan untuk menunjukkan dan meningkatkan citra baik perpustakaan di kalangan masyarakat luas. Hal tersebut menjadi langkah awal untuk bertransformasi perpustakaan di era digital dan menandakan perpustakaan ikut berkembang seiring perkembangan teknologi.
