Program literasi perpustakaan “Learn By Doing” baru-baru ini berhasil diselenggarakan di kampus putra dan putri, dengan tujuan untuk menginspirasi kreativitas dan keterampilan praktis dalam pengembangan game. Program ini dirancang untuk memperkenalkan santri pada dunia menarik desain dan pemrograman game.
Di kampus putra, santri mempelajari dasar-dasar pembuatan game melalui tema “Introduction to Roblox Studio” sementara di kampus putri, santri mengeksplorasi fundamental pengembangan game dengan tema “Introduction to Construct.” Sesi-sesi ini dirancang untuk memberikan fondasi yang kuat dalam desain game, sehingga siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga menerapkan pengetahuan mereka dalam menciptakan game mereka sendiri.
Para santri terlibat dalam pembelajaran interaktif, mempelajari dasar-dasar platform yang digunakan, dan secara bertahap beralih ke tugas-tugas pengembangan game. Ruang perpustakaan dipenuhi dengan antusiasme saat para santri bekerja sama, berbagi ide, dan memecahkan masalah bersama. Pendekatan praktis dalam program ini memastikan setiap santri memiliki kesempatan untuk berpartisipasi aktif dan berkontribusi dalam proyek mereka.
Di akhir sesi, para santri diajak untuk kembali mengingat materi yang telah dipelajari dari awal hingga akhir. Program ini tidak hanya mengajarkan keterampilan teknis, tetapi juga mendorong kerja sama tim, pemecahan masalah, kreativitas, dan keterampilan yang sangat penting di dunia digital saat ini.
Keberhasilan program ini menunjukkan potensi dari menggabungkan pembelajaran praktis dengan teknologi. Saat para santri terus mengeksplorasi dunia pengembangan game, fondasi yang telah dibangun melalui program “Learn By Doing” ini akan menjadi pijakan penting bagi mereka dalam menggapai prestasi di masa depan, baik di bidang teknologi maupun di bidang lainnya.

Tetap ikuti kami untuk program dan inisiatif menarik lainnya yang bertujuan untuk memberdayakan santri kami dengan keterampilan yang mereka butuhkan untuk berhasil di era digital ini!
– Ndaru Wicaksono
